Suatu Siang Bulan September

Terik matahari tengah hari
menyapa handuk di jemuran rombeng, emper rumah
bernaung rindang pohon pisang bersama angin siang
dari belakang rumah denting lonceng di leher sapi
mengurai suara tanpa irama
sementara transistor tua melagu
nostalgia masa lalu

Waktu merambat laju
aku masih saja mendulang sepi jiwa
mengayaknya dari serpih-serpih duka luka
dan memilah satu-satu menjadi tanda
lantas kukemas serupa pusaka
sementara gemuruh meriuh mengaduk kepala
menyangkut di sela-sela rumpun bambu
kemudian dari sawah-sawah kerontang
mesin menderu sayu memanggil-panggil
air di kedalaman tak bertepi
dan terkadang kudengar batuk-batuk kecil
seorang gadis diambang kritis
hoeek

2015

Jen Kelana

Jen Kelana adalah nama pena dari Muhammad Jainuri, S.Pd., M.Pd, Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilimiah. Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Sebagian karyanya dipublikasikan di media massa dan media digital. Hobby elektronik, hardware, software, komputer dan web develover di samping menekuni bidang matematika, statistika, dan penelitian pendidikan. Aktifitas sebagai kuli di STKIP YPM Bangko.

Add Comment