Sepenggal Catatan Dajjal

sepenggal dajjalSajak-sajak: Jen Kelana

 

Sepenggal catatan tertinggal
pada kata-kata binal
serupa serapah mengganjal
dan menghamilkan gelisah terjal
melahap semua rasa sesal
lalu memprasasti menjadi kekal

 

Sepenggal catatan tertinggal
pada bahasa sakral
serupa mantra-mantra menjejal
dan melahirkan bual
semisal dajjal
lalu memprasasti menjadi kekal

Doa tidak lagi sakti
hanya menjadi nyanyi sunyi
yang disenandungkan dalam mimpi
para bidadari

Wahai,
seperti malam yang selalu menepi pagi
dan seperti pagi yang selalu kembali
menorehkan catatan-catatan purbawi
pada ceruk naluri manusiawi
kemudian menjadi sepi
tanpa ada basa-basi

Ah,
kita hanya bisa merintih
memaki dengan seribu dalih
dan dipaksa menelan takdir perih

 

Medio Oktober 2014

 

Jen Kelana

Jen Kelana adalah nama pena dari Muhammad Jainuri, S.Pd., M.Pd, Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilimiah. Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Sebagian karyanya dipublikasikan di media massa dan media digital. Hobby elektronik, hardware, software, komputer dan web develover di samping menekuni bidang matematika, statistika, dan penelitian pendidikan. Aktifitas sebagai kuli di STKIP YPM Bangko.

Add Comment