BolehSAJA.net

6 Jan 2016

Penerbitan Antologi Puisi: SIGINJAI KATA-KATA

Posted on: No Comments

Event Penerbitan Antologi Puisi

SEPUCUK JAMBI SEJUTA PUISI

Tajuk: Siginjai Kata-Kata

1_Template Siginjai

Dewan Kesenian Jambi (DKJ) bekerja sama dengan Sanggar Sastra Imaji Bangko (SSIB) dan Rumah Kreativ Merangin (RKM) menyelenggarakan event: “SEPUCUK JAMBI SEJUTA PUISI“. Event ini bermaksud menghimpun karya puisi dari penyair-penyair Jambi yang mengangkat tema tentang Jambi, baik adat-istiadat, sosial-budaya, alam dan seluk beluk kehidupan masyarakat Jambi. Selain itu, upaya menghimpun kembali penyair-penyair Jambi yang sudah lama berkiprah agar karya-karyanya lebih dikenal secara luas. Bagi penyair-penyair muda event ini diharapkan mampu menstimulasi daya kreatif yang lebih intens dalam memberi kontribusi bagi perkembangan sastra dan sekaligus menggerakkan gairah sastra di Jambi. Proses memotret Jambi dalam puisi ini dikemas dalam Antologi Puisi: “SIGINJAI KATA-KATA” dan “KEMAH SASTRA” yang direncanakan kegiatannya akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

Berdasarkan hal tersebut, DKJ, SSIB, dan RKM mengundang para penyair Jambi, baik yang berdomisili di Jambi maupun di luar Jambi untuk berpartisipasi dalam event “SEPUCUK JAMBI SEJUTA PUISI” ini.

Ketentuan teknis:

  1. Penerbitan Antologi Puisi “SIGINJAI KATA-KATA” bersifat independen dan berdasar kebersamaan.
  2. Penerbitan ini mengakomodir puisi karya para penyair Jambi, baik yang berdomisili di Jambi maupun di luar provinsi Jambi.
  3. Tema puisi: tentang Jambi masa lalu, hari ini, dan masa datang.
  4. Setiap penyair mengirim maksimal 5 puisi karya tahun 2015-2016.
  5. Puisi yang masuk akan melalui proses kurasi oleh kurator yang kompeten.
  6. Naskah puisi (disertai biodata, foto wajah, alamat detil, email, facebook, dan nomor hp dalam 1 file) dikirim hingga tanggal 31 Maret 2016, melalui e-mail: pamenang@yahoo.com atau jen_media@yahoo.com atau inbox: Jen kelana.
  7. Biaya percetakan/penerbitan akan didukung bersama-sama oleh para penyair yang karyanya lolos seleksi dan dimuat dalam antologi.
  8. Selain mengirim karya, pada tahap selanjutnya (usai seleksi) penyair yang karyanya lolos dimohon mengirim iuran ongkos cetak/penerbitan minimal Rp. 000.-
  9. Iuran akan dikembalikan kepada para penyair dalam bentuk buku Antologi “Siginjai Kata-Kata” yang jumlahnya sebanding dengan nominal iuran.
  10. Seluruh proses mulai dari pengumpulan naskah, seleksi, administrasi, dan tahapan penerbitan akan diinformasikan secara transparan lewat grup facebook: RUMAH ANTOLOGI PUISI.
  11. Pengumuman seleksi karya akan diinformasikan secara terbuka tanggal 7 April 2016.
  12. Antologi akan di launching pada saat “KEMAH SASTRA” yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jambi (DKJ), Sanggar Sastra Imaji Bangko (SSIB), dan Rumah Kreativ Merangin (RKM) bertempat di GEOPARK MERANGIN.

Salam Sastra,

Koordinator

Asro al Murthawy

Jen Kelana

 

 

Jen Kelana

Jen Kelana adalah nama pena dari Muhammad Jainuri, S.Pd., M.Pd, Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilimiah. Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Sebagian karyanya dipublikasikan di media massa dan media digital. Hobby elektronik, hardware, software, komputer dan web develover di samping menekuni bidang matematika, statistika, dan penelitian pendidikan. Aktifitas sebagai kuli di STKIP YPM Bangko.

More About: Jen Kelana

Jen Kelana adalah nama pena dari Muhammad Jainuri, S.Pd., M.Pd, Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilimiah. Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Sebagian karyanya dipublikasikan di media massa dan media digital. Hobby elektronik, hardware, software, komputer dan web develover di samping menekuni bidang matematika, statistika, dan penelitian pendidikan. Aktifitas sebagai kuli di STKIP YPM Bangko.
View More Posts By Jen Kelana
Posted on: 06/01/2016 | |

Leave a Reply


Slideshow

Boleh Arsip

Mungkin sahabat ingin juga membaca:close