BolehSAJA.net

12 Aug 2014

Klasifikasi Data

Posted on: No Comments

Oleh:

M. Jainuri, M.Pd

 

Pengertian Data

Klasifikasi Data Sumber: [seputarpendidikan003]

Klasifikasi Data
Sumber: [seputarpendidikan003]

Dalam penelitian suatu masalah selalu diperlukan data. Data yang diperoleh merupakan bahan mentah yang perlu diolah sehingga menghasilkan informasi atau keterangan, baik kuantitatif maupun kualitatif. Pengolahan data merupakan kegiatan yang sangat penting dalam proses dan kegiatan penelitian. Kekeliruan memilih analisis dan perhitungan akan berakibat fatal pada penarikan kesimpulan, melakukan generalisasi maupun interpretasi. Pemahaman tentang karakteristik, tingkatan dan persyaratan data yang baik, akan memberikan pertimbangan yang baik pula dalam pemilihan dan perhitungan menggunakan rumus statistik yang tepat. Sehingga penarikan kesimpulan, generalisasi maupun interpretasi yang diputuskan memperoleh tingkat kepercayaan yang tinggi.

Menurut Arikunto (2010) data adalah segala fakta dan angka yang diperoleh dari hasil pencatatan/ penelitian yang dapat dijadikan bahan untuk menyusun suatu informasi. Sedangkan Usman (2008) menyatakan bahwa data merupakan suatu bahan mentah yang jika diolah dengan baik melalui berbagai analisis dapat melahirkan berbagai informasi. Sedangkan informasi adalah pengolahan data yang dipakai untuk suatu keperluan. Sementara Winarsunu (2002) memberikan pengertian data sebagai keterangan mengenai sesuatu yang dapat berupa bilangan, angka disebut data kuantitatif, juga dapat berupa keterangan yang bilangan atau disebut data kualitatif. Secara ringkas data adalah sejumlah informasi yang dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau masalah, baik yang berupa angka-angka maupun berbentuk kategori.

 Syarat Data

Untuk memperoleh kesimpulan yang tepat dan benar sesuai dengan permasalahan penelitian, maka data yang dikumpulkan juga harus melalui prosedur, menggunakan teknik serta instrumen yang tepat dan benar juga. Oleh karena itu, data yang diperoleh harus memenuhi syarat, yaitu: obyektif, relevan, up to date, refresentatif dan dapat dipercaya.

Obyektif.

Data yang diperoleh dari penelitian harus menyatakan/ menggambarkan hal/ keadaan yang sebenarnya. Misal: jumlah lulusan SMA di Merangin tahun 2013 yang melanjutkan ke perguruan tinggi 68% maka data yang harus dilaporkan harus 68%.

Relevan

Data yang diperoleh harus ada kaitannya dengan permasalahan penelitian yang akan diteliti. Misalnya: peneliti ingin mendeskripsikan penyebab hasil penjualan suatu produk menurun, maka data yang dianggap relevan adalah mutu produk, daya beli konsumen, produk lain yang sejenis, harga, biaya iklan, dan sebagainya.

Up to Date

Data tidak boleh ketinggalan zaman (usang/ kadaluarsa) sebab adanya perkembangan waktu dan teknologi menyebabkan suatu kejadian/ peristiwa/ teori dapat mengalami perubahan dengan cepat.

Refresentatif

Data yang diperoleh dari hasil penelitian menggunakan sampel harus menggambarkan data populasinya. Misalnya: kita ingin mengetahui hasil belajar Statistika Inferensial, maka data harus diambil dari seluruh mahasiswa yang mengontrak mata kuliah Statistika Inferensial (atau menggunakan data dari sampel yang wewakili).

Dapat dipercaya

Sumber data (responden/ nara sumber) harus diperoleh dari sumber yang tepat. Misalnya: data tentang harga sayur diambil dari tukang sayur, data tentang pekerja diambil dari Depnaker, data tentang penduduk diambil dari BPS, dan sebagainya.

Klasifikasi Data

1. Menurut Cara Memperoleh

Berdasarkan cara memperoleh, data dikelompokkan menjadi data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang secara langsung diambil dari subyek/ obyek penelitian oleh peneliti perorangan ataupun kelompok/ organisasi. Misalnya: melakukan wawancara langsung dengan guru untuk meneliti tentang kinerja guru. Data sekunder adalah daya yang diperoleh tidak secara langsung dari subyek/ obyek penelitian. Peneliti mendapatkan data sudah jadi yang dikumpulkan oelh pihak lain dengan berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun non-komersial. Contoh: pada penelitian yang menggunakan data statistik hasil riset yang diperoleh dari surat kabar/ majalah, jurnal ilmiah, atau media yang lain.

2. Berdasarkan Sumber Data

Klasifikasi data didasarkan atas sumbernya, maka dibagi menjadi data internal dan data eksternal. Data internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi secara internal (data di dalam organisasi itu sendiri). Misalnya: data keuangan, data pegawai, data produksi, data investasi, dan lain-lain. Data eksternal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi yang ada di luar organisasi. Misalnya: data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen, tingkat preferensi pelanggan, persebaran penduduk, dan sebagainya.

3. Menurut Jenis Data

Ditinjau dari jenisnya data dibagi menjasi data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang dipaparkan dalam bentuk angka-angka. Misalnya: nilai ujian semester, tinggi badan siswa, berat barang, dan sebagainya. Data kualitatif adalah data yang disajikan dalam bentuk kata-kata yang mengandung makna. Misalnya: persepsi konsumen terhadap makanan cepat saji, anggapan psikolog terhadap sybdroma narsysus, dan sebagainya.

4. Menurut Sifat Data

Menurut sifatnya data dikelompokkan menjadi data diskrit dan data kontinu. Data diskrit adalah data yang dinyatakan dengan menggunakan satuan selalu bulat dalam bilangan asli. Misalnya: tinggi badan siswa kelas 3 IPA, jumlah orang, jumlah pohon, jumlah buku di perpustakaan dan sebagainya. Data kontinu adalah data yang nilainya pada suatu interval tertentu atau berada pada nilai yang satu ke nilai yang lain dan bisa dinyatakan dalam satuan pecahan. Data kontinu diperoleh dengan cara mengukur. Misalnya: panjang dalam 0,25 meter, minyak bensin dalam 0,5 liter, jarak kota A ke kota B dalam 17,2 kilo meter, dan sebagainya.

5. Menurut Waktu Pengumpulan Data

Ditinjau dari waktu pengumpulan data dikategorikan menjadi data cross section dan data time series/ berkala. Data cross section adalah data yang menunjukkan titik waktu tertentu. Misalnya: laporan keuangan per 31 Desember 2014, data nasabah Okebank bulan Juli 2014, dan sebagainya. Data time series/ berkala adalah data yang menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historis. Misalnya: data perkembangan nilai tukar IDR terhadap US$ dari tahun 2011 sampai tahun 2014, jumlah pengangguran dari tahun ke tahun, dan sebagainya.

Jen Kelana

Jen Kelana adalah nama pena dari Muhammad Jainuri, S.Pd., M.Pd, Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilimiah. Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Sebagian karyanya dipublikasikan di media massa dan media digital. Hobby elektronik, hardware, software, komputer dan web develover di samping menekuni bidang matematika, statistika, dan penelitian pendidikan. Aktifitas sebagai kuli di STKIP YPM Bangko.

More About: Jen Kelana

Jen Kelana adalah nama pena dari Muhammad Jainuri, S.Pd., M.Pd, Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilimiah. Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Sebagian karyanya dipublikasikan di media massa dan media digital. Hobby elektronik, hardware, software, komputer dan web develover di samping menekuni bidang matematika, statistika, dan penelitian pendidikan. Aktifitas sebagai kuli di STKIP YPM Bangko.
View More Posts By Jen Kelana
Posted on: 12/08/2014 | Tags: , , , |

Leave a Reply


Slideshow

Boleh Arsip

Mungkin sahabat ingin juga membaca:close