Dewan Pemeras Rakyat (DPR)

Source: inilah.com

Di gedung megah itu kerap kudengar

tentang anggota dewan yang terhormat

baru saja terpilih sudah menuntut pamrih

perkara baju baru yang berharga “saru”

dan pin emas berlambang garuda yang harganya juga gila

padahal belum memulai kerja

padahal mereka belum melakukan apa-apa

Di gedung mewah itu setiap saat kulihat

apa yang mereka lakukan setelah disumpah

dalam rapat sidang paripurna

yang seharusnya diikuti oleh 560 orang anggota

tapi hanya diikuti setengahnya saja

agenda rapat yang seharusnya tamat

sering telat tenggat dan berkarat sekarat

tersebab anggota dewan menghelat

menunaikan hajat berangkat ke Eropa

dan milyaran rupiah tertumpah meruah

padahal di saat yang sama

pekerjaan masih melimpahlimpah

 

Dari gedung rakyat itu takjim kusimak

anggota yang kerap terlelap dalam sidang

ada yang asyik masyuk dengan selangkangan

ada yang tersangkut perselingkuhan

belum lagi skandal suap dan korupsi

tapi masih juga dapat komisi

dan memaksa dana aspirasi

basi

 

Ah!

 

2015

Jen Kelana

Jen Kelana adalah nama pena dari Muhammad Jainuri, S.Pd., M.Pd, Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilimiah. Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Sebagian karyanya dipublikasikan di media massa dan media digital. Hobby elektronik, hardware, software, komputer dan web develover di samping menekuni bidang matematika, statistika, dan penelitian pendidikan. Aktifitas sebagai kuli di STKIP YPM Bangko.

Add Comment